Pemerintah Kabupaten Bulungan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Sistem Informasi Desa (SID) Tahun 2026 yang dilaksanakan pada tanggal 14–15 April 2026 di Tanjung Selor. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam mengelola sistem informasi berbasis digital guna mendukung pelayanan publik yang lebih efektif dan transparan.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari pihak Pioner sebagai pengembang sistem serta dari DPMD Kabupaten Bulungan. Kedua pihak memberikan materi secara komprehensif terkait pemanfaatan Sistem Informasi Desa dalam menunjang administrasi pemerintahan desa.
Dalam kegiatan ini, peserta diberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya pembaruan data kependudukan secara berkala. Data yang akurat menjadi dasar utama dalam perencanaan pembangunan desa, penyaluran bantuan, serta pelayanan administrasi lainnya. Peserta juga dilatih cara melakukan input, verifikasi, dan sinkronisasi data penduduk ke dalam sistem SID agar selalu terbarui dan valid.
Selain itu, dibahas pula mengenai digitalisasi layanan surat menyurat di desa. Melalui SID, berbagai jenis surat seperti surat keterangan, domisili, hingga pengantar dapat dibuat secara online. Hal ini mempermudah pelayanan kepada masyarakat karena prosesnya menjadi lebih cepat, terdokumentasi dengan baik, serta mengurangi risiko kesalahan administrasi.
Peserta juga mendapatkan pelatihan tentang cara membuat akun bagi masyarakat agar dapat mengakses layanan desa secara mandiri. Dengan adanya akun ini, warga dapat mengajukan permohonan surat, memantau status pengajuan, serta memperoleh informasi desa secara langsung melalui sistem. Langkah ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan transparansi dan keterlibatan masyarakat dalam pelayanan desa.
Tidak hanya itu, pelatihan ini juga mencakup pembuatan artikel untuk website desa. Peserta diberikan pemahaman mengenai teknik dasar penulisan berita desa yang informatif dan menarik, mulai dari penentuan judul, penyusunan isi, hingga proses publikasi di sistem SID. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas informasi publik sekaligus menjadi media promosi potensi desa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta mampu mengimplementasikan Sistem Informasi Desa secara optimal di wilayah masing-masing. Dengan pemanfaatan teknologi digital, desa diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat.